Tim DPMG Aceh Tinjau BUMG Leu Ue, Verifikasi Calon Penerima Bantuan Zakat dan Infak Produktif

KABARDAILY.COM,KOTA JANTHO – Pemerintah Aceh melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Aceh bersama Baitul Mal Aceh terus meningkatkan program pemberdayaan ekonomi masyarakat gampong melalui penyaluran bantuan modal usaha yang bersumber dari dana zakat dan infak produktif.

Program tersebut diperuntukkan bagi Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) yang telah memenuhi persyaratan dan lolos proses verifikasi untuk menerima bantuan zakat dan infaq tersebut.

Sebagai bagian dari tahapan tersebut, Tim DPMG Aceh mengunjungi BUMG Maju Sejahtera Gampong Leu Ue, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, pada Jumat (17/7/2026), untuk melakukan verifikasi lapangan terhadap calon penerima bantuan modal usaha produktif dari Baitul Mal Aceh.

Penelaah Kebijakan DPMG Aceh, T. Arzinal Syah, SE, mengatakan bantuan modal usaha tersebut merupakan hasil kolaborasi antara DPMG Aceh dan Baitul Mal Aceh dalam mendorong penguatan ekonomi gampong melalui pengembangan usaha BUMG.

Menurutnya, BUMG yang menerima bantuan nantinya tidak hanya mengembangkan usaha, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dengan menyalurkan sebagian keuntungan kepada para mustahik di gampong masing-masing.

“Bantuan zakat atau infak produktif ini merupakan hasil kerja sama DPMG Aceh dan Baitul Mal Aceh sebagai modal usaha bagi badan usaha milik gampong yang telah diverifikasi pada tahap awal dan direkomendasikan oleh DPMG kabupaten/kota. Karena sumber pembiayaannya berasal dari zakat, maka BUMG penerima nantinya wajib menyalurkan sebagian keuntungan usahanya kepada para mustahik di gampong tersebut,” ujar Arzinal.

Ia menjelaskan, sebelum menetapkan penerima bantuan, DPMG Aceh melakukan pengecekan langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi dan kelayakan usaha setiap BUMG yang diusulkan.

“Kehadiran kami untuk melihat secara langsung kondisi BUMG calon penerima di seluruh kabupaten/kota di Aceh. Hasil kunjungan ini menjadi data tambahan yang lebih akurat sebagai bahan pertimbangan bagi Baitul Mal Aceh dalam menetapkan penerima bantuan,” jelasnya.

Sementara itu, Keuchik Gampong Leu Ue, Yusri, VE, ST., didampingi Ketua BUMG Maju Sejahtera Fadhil Hasbi dan Sekretaris Gampong Setiawan Abdalla, menyampaikan apresiasi kepada DPMG Aceh dan DPMG Aceh Besar yang telah merekomendasikan BUMG Maju Sejahtera sebagai salah satu calon penerima bantuan modal usaha produktif.

“Atas nama masyarakat Gampong Leu Ue, kami sangat bersyukur BUMG Maju Sejahtera dipercaya menjadi calon penerima bantuan infak produktif. Apabila bantuan ini terealisasi, kami berkomitmen menjaga dan mengelola amanah tersebut dengan sebaik-baiknya agar memberikan manfaat bagi para mustahik di gampong kami,” ujar Yusri.

Ia menegaskan bahwa pengelolaan dana yang bersumber dari zakat masyarakat Aceh harus dilakukan secara profesional, transparan, dan penuh tanggung jawab agar benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

Dalam kunjungan tersebut, Tim DPMG Aceh yang terdiri dari T. Arzinal Syah, SE, Bariyah, S.IP, Rina Maulida, A.Md, dan Iwan Fajar, S.ST, juga meninjau aktivitas Pasar Mini BUMG Maju Sejahtera Gampong Leu Ue.

Tim melihat langsung geliat perekonomian yang berlangsung di pasar tersebut, mulai dari aktivitas pedagang kuliner, sayur-mayur, rempah-rempah, buah-buahan hingga lapak ikan, yang menjadi salah satu unit usaha BUMG dalam mendukung perekonomian masyarakat setempat.

Melalui program zakat dan infak produktif ini, Pemerintah Aceh berharap BUMG dapat tumbuh menjadi motor penggerak ekonomi desa sekaligus berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan mustahik secara berkelanjutan.[]