KABARDAILY.COM,BIREUEN – Dua siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 7 Bireuen atau dikenal sebagai MAN Bugak berhasil menembus Program Studi Pendidikan Dokter (S-1) Universitas Syiah Kuala (USK) melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tahun 2026. Kedua siswa tersebut yakni Muhammad Rizki Farhan dan Raisa Nabila. Hal ini disampaikan Kepala MAN 7 Bireuen, Drs. Al Ghazali, M.Pd di Bireuen, Rabu sore (1/4/2026).
Al Ghazali juga menyebutkan ada 6 (enam) siswa lainnya dinyatakan lulus SNBP 2026 dan diterima di berbagai perguruan tinggi negeri. Mereka antara lain Fidya Simahbengi (Teknik Pertambangan, S-1 USK), Atha Jifa Nnfonsa (Psikologi, S-1 USK), Khairini (Hukum, S-1 Universitas Malikussaleh), Alfaina Zikra (Teknik Lingkungan, S-1 Unimal), Riza Aulia (Teknologi Rekayasa Konstruksi Bangunan Gedung, D-4 Politeknik Negeri Lhokseumawe), dan Sakina Salsabila (Teknologi Rekayasa Kimia Industri, D-4 Politeknik Negeri Lhokseumawe).
Menurut Al Ghazali, capaian ini merupakan kebanggaan bagi seluruh warga madrasah sekaligus bukti kesungguhan siswa dalam meraih cita-cita.
“Ini menjadi kebanggaan bagi kami. Ini menunjukkan kualitas dan kerja keras siswa MAN 7,” ujarnya.
Khususnya bagi siswa yang berhasil masuk Fakultas Kedokteran, menurut Al Ghazali, ini melanjutkan tradisi. Hampir setiap tahun ada siswanya yang bisa melanjutkan kuliah Pendidikan Dokter, baik ke USK maupun ke Unimal.
Al Ghazali menambahkan, keberhasilan ini tidak terlepas dari peran guru serta dukungan orang tua siswa.
“Peran guru dan dukungan orang tua menjadi faktor penting dalam keberhasilan ini,” tambahnya.
Sementara itu, tenaga pengajar Ruangguru Bireuen, Ananda Fildza Alifa, turut menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut.
“Saya sangat bangga dengan pencapaian Farhan dan Raisa. Mereka menunjukkan konsistensi, disiplin, dan semangat belajar yang tinggi selama ini,” ungkap Ananda Fildza Alifa.
Ia menyebutkan Farhan dan Raisa merupakan siswa asuhannya di Ruangguru Bireuen. Ananda Fildza Alifa juga berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi siswa lain untuk tidak ragu mengejar cita-cita di bidang apa pun, termasuk di jurusan bergengsi seperti kedokteran. (MA)




















