KABARDAILY.COM,KOTA JANTHO — Jabatan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP—PKK) dan Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) bukan sekadar simbol kedudukan, melainkan amanah besar yang kelak dipertanggungjawabkan di dunia dan akhirat. Pesan tersebut disampaikan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Aceh Besar, Ny. Hj. Rita Mayasari Muharram, saat menyaksikan pelantikan delapan Ketua TP—PKK Gampong sekaligus pengukuhan Bunda PAUD Gampong di Kecamatan Peukan Bada, Selasa (27/1/2026).
Delapan gampong yang Ketua TP—PKK-nya dilantik dan dikukuhkan sebagai Bunda PAUD meliputi Gampong Ajuen, Lam Geueu, Lam Hasan, Lam Tutui, Meunasah Tuha, Rima Keunerum, Lam Awe, dan Gampong Lamteungoh.

Pelantikan dan pengukuhan tersebut dilakukan langsung oleh Ketua TP—PKK Kecamatan Peukan Bada, Ny. Suryanti, serta turut disaksikan oleh Ketua TP—PKK Aceh Besar Ny. Hj. Rita Mayasari Muharram, Sekretaris TP—PKK Aceh Besar Sri Wahyuna, SH, MH, Camat Peukan Bada Salamuddin ZM, SE, unsur Forkopimcam Peukan Bada, para keuchik dalam wilayah Kecamatan Peukan Bada, serta tamu undangan lainnya.
Dalam arahannya, Ketua TP—PKK Aceh Besar Ny. Hj. Rita Mayasari Muharram menekankan bahwa jabatan Ketua TP—PKK dan Bunda PAUD merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan.

“Hari ini ibu-ibu sudah dilantik. Siap tidak siap, harus siap, karena ini amanah dan tanggung jawab besar yang Allah SWT titipkan kepada kita. Jadikan jabatan ini sebagai jembatan kebaikan dan jalan menuju rida Allah SWT,” ujarnya.
Ia mengingatkan bahwa jabatan bukan untuk dibanggakan, melainkan sarana untuk berbuat kebaikan dan melayani masyarakat. Menurutnya, tanggung jawab jabatan tidak hanya di hadapan manusia, tetapi juga akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT kelak.
“Dengan manusia mungkin kita bisa bersembunyi, tapi di akhirat nanti pertanggungjawaban utama kita adalah kepada Allah. Karena itu, libatkan Allah dalam setiap langkah dan pekerjaan kita, insyaAllah semua urusan akan dimudahkan,” tuturnya.
Ny. Rita juga menegaskan bahwa PKK merupakan mitra strategis pemerintah dalam menjalankan program-program pembangunan, khususnya di bidang pemberdayaan keluarga. Ia meminta para Ketua TP—PKK Gampong yang baru dilantik agar segera menyusun program kerja yang selaras dengan 10 Program Pokok PKK dan fokus pada peningkatan kesejahteraan keluarga.
“Prioritaskan program penurunan stunting, perkuat peran dasawisma dalam memantau kesehatan ibu hamil dan balita, serta kembangkan potensi gampong melalui UP2K untuk meningkatkan ekonomi keluarga,” pesannya.
Kepada para Bunda PAUD Gampong yang baru dikukuhkan, Ketua TP—PKK Aceh Besar menegaskan peran strategis Bunda PAUD sebagai garda terdepan dalam membentuk karakter generasi emas masa depan.
“Pastikan setiap anak usia dini di gampong mendapatkan layanan PAUD yang berkualitas. Tingkatkan pemahaman orang tua melalui pola asuh yang baik, serta bersama-sama mencegah terjadinya kekerasan terhadap anak,” katanya.
Ia juga mengingatkan para keuchik, perangkat gampong, dan pengurus PKK agar lebih peka terhadap kondisi sosial masyarakat, termasuk persoalan kemiskinan, kesehatan, dan perlindungan anak. Menurutnya, kepedulian terhadap masyarakat merupakan bagian dari tanggung jawab kepemimpinan yang kelak akan dimintai pertanggungjawaban.
“Kalau ada masyarakat yang sakit, tidak mampu berobat, atau mengalami masalah, jangan kita abaikan. Segera koordinasikan dengan camat, Dinas Sosial, atau Baitul Mal. Itulah gunanya kita hadir di tengah masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Camat Peukan Bada Salamuddin ZM, SE, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Ketua TP—PKK Aceh Besar yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan menyaksikan langsung pelantikan Ketua TP—PKK Gampong serta pengukuhan Bunda PAUD di Kecamatan Peukan Bada.
Ia berharap kehadiran Ketua TP—PKK Aceh Besar dapat menjadi motivasi dan semangat bagi pengurus PKK dan Bunda PAUD di tingkat kecamatan maupun gampong untuk terus berkolaborasi dan bersinergi dalam menjalankan program-program pemberdayaan keluarga dan pendidikan anak usia dini.
“Kami berharap adanya kolaborasi dan akselerasi antara pemerintah kecamatan, gampong, PKK, dan Bunda PAUD agar program PKK dan PAUD Kabupaten Aceh Besar dapat terintegrasi hingga ke tingkat gampong,” ujarnya.
Camat juga mengajak seluruh keuchik, Ketua TP—PKK Gampong, dan Bunda PAUD untuk fokus pada pelaksanaan 10 Program Pokok PKK serta memastikan seluruh anak usia dini, khususnya usia lima hingga enam tahun, memperoleh akses pendidikan PAUD.
“Pendidikan sejak usia dini menjadi pondasi penting untuk melahirkan generasi emas di masa depan, khususnya dalam menyongsong Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.
Kegiatan pelantikan dan pengukuhan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah gampong, PKK, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan pembangunan sumber daya manusia serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Peukan Bada.[*]




















