Pertalite dan Pertamax Langka di Bireuen, Pemerintah Diminta Turun Tangan

BIREUEN,KABARDAILY.COM – Sejumlah warga di Kabupaten Bireuen mengeluhkan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite dan Pertamax yang terjadi sejak beberapa hari terakhir. Di sejumlah SPBU di wilayah ini, kedua jenis BBM tersebut sulit diperoleh, bahkan sebagian SPBU memasang pengumuman “Pertalite Habis” di pintu masuk.

Pantauan di beberapa SPBU, banyak pengendara pulang dengan kecewa karena bahan bakar yang dicari sudah kosong.

Seorang petugas SPBU di kawasan Kota Juang, yang tidak ingin disebutkan namanya, membenarkan bahwa pasokan Pertalite dan Pertamax ke SPBU mereka sudah berkurang sejak akhir pekan lalu.

“Sudah beberapa hari ini stok Pertalite dan Pertamax menipis,” ujarnya kepada wartawan, Senin sore (27/10/2025).

Kondisi ini membuat sebagian warga terpaksa membeli bahan bakar eceran di pinggir jalan dengan harga jauh lebih mahal dari harga resmi.

“Pertalite eceran sudah sampai Rp13.000 per liter,” keluh seorang warga di Juli.

Menanggapi kondisi tersebut, Ketua Forum Komunikasi Mahasiswa dan Pemuda Bireuen (FKMPB), Muhammad Zaki, meminta Pemerintah Aceh segera turun tangan untuk mengatasi persoalan ini.

“Kelangkaan BBM di Bireuen sangat berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat. Pemerintah Aceh, melalui dinas terkait, harus segera berkoordinasi dengan Pertamina agar distribusi kembali normal,” tegas Zaki.

Ia menambahkan, kelangkaan bahan bakar seperti ini kerap terjadi menjelang akhir bulan dan menimbulkan keresahan di masyarakat.

“Kita berharap pemerintah tidak menutup mata terhadap persoalan ini, karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat dan kelancaran roda ekonomi daerah,” ujarnya. (MA)