KABARDAILY.COM – Lima tahun perjalanan kampus Universitas Bina Bangsa Getsempena (UBBG) telah banyak pencapaian yang diraih. Tepat pada puncak Milad ke-5 pada Kamis, (9/4/2026), UBBG kembali mengukir prestasi membanggakan.
Sebanyak 39 proposal dosen UBBG dinyatakan lolos program Hibah BIMA Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdikstisaintek). Informasi ini diperoleh berdasarkan pengumuman resmi dari Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek.
Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UBBG Dr. Muhammad Iqbal, M.A., menyatakan bahwa proposal penelitian dan PKM yang lolos terdiri dari skema Penelitian Fundamental 6 proposal, PKPT 2 proposal, PDP 14 proposal, PTM 7 proposal, PKM 2 proposal, PKM Pemulihan Bencana 3 proposal, dan PISN 5 proposal. Iqbal menambahkan bahwa proposal yang lolos tahun 2026 mengalami peningkatan siginifikan dari tahun sebelumnya.
Tentu saja, pencapaian ini sangat membanggakan. Betapa tidak, ditengah efisiensi anggaran, UBBG menjadi PTS terbanyak di Wiliyah Lidikti XIII yang lolos hibah BIMA Kemdiktisaintek. Semua ini hasil kerja keras dosen serta komitmen institusi dalam mendorong budaya riset yang berkualitas.
“Kami berharap dosen yang lolos hibah dapat melaksanakan penelitian dan pengabdian dengan maksimal serta menghasilkan luaran yang berdampak bagi masyarakat dan pengembangan ilmu pengetahuan,”ujarnya.
Sementara itu, Rektor UBBG Prof. Dr. Hj. Lili Kasmini, S.Si., M.Si. memberikan aspresiasi atas pencapaian tersebut. Beliau menyatakan bahwa keberhasilan ini merupakan kado terindah Milad ke-5 Universitas Bina Bangsa Getsempena.
“Saya sangat bangga. Betapa tidak tepat di usia lima tahun, lagi-lagi kita disuguhan kabar yang menggembirakan. Selamat untuk dosen UBBG yang lolos hibah. Institusi akan terus mendukung dosen untuk aktif dalam penelitian dan pengabdian, karena hal tersebut menjadi bagian penting dalam peningkatan kualitas perguruan tinggi,” ungkapnya.
Rektor juga menegaskan bahwa UBBG akan terus memperkuat ekosistem riset melalui berbagai program strategis, termasuk peningkatan kapasitas dosen, kolaborasi riset, serta pengembangan program berdampak untuk masyarakat.




















