27.5 C
Banda Aceh
BerandaPeristiwaDaerahSekdisdikbud Aceh Besar : Pendidikan Merupakan Tanggung Jawab Bersama

Sekdisdikbud Aceh Besar : Pendidikan Merupakan Tanggung Jawab Bersama

SANTERDAILY.COM | ACEH BESAR—-Sebanyak 3.000 murid Taman Kanak-kanak (TK) se-Aceh Besar ikut ambil bagian dalam Pagelaran Seni dan Kreativitas/Perpisahan se-Aceh Besar yang berlangsung selama tiga hari (4-6/4/2019) di LPMP Aceh , Niron, Sukamakmur  ini merupakan agenda rutin tahunan Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) Aceh Besar.

Dengan mengusung tema “Melalui pegelaran seni tari mari kita tingkatkan kreativitas guru dan anak dalam mengembangkan budaya daerah dan berkarakter islami”.

Pada kesempatan tersebut, Bunda PAUD Aceh Besar, Rahmah Mawardi Ali, menyampaikan apresiasi kepada para orangtua, guru pendamping dan seluruh pihak yang telah membantu sehingga acara pagelaran seni dan kreativitas ini dapat terlaksana.

“Tentunya dengan kegiatan ini anak-anak dapat menunjukkan kreativitas, bakat dan minat yang dimiliki pada anak dan sekaligus untuk mempererat silaturrahmi antara orang tua dan guru, begitu juga silaturahmi antar sekolah TK yang ada di Aceh Besar,” ujarnya.

Disamping itu, ia juga berharap kepada semua guru dapat terus meningkatkan kompetensinya guna menjadi guru yang profesional untuk mendidik anak didiknya dilembaga masing-masing.

“Guru merupakan kunci utama keberhasilan proses pendidikan di sekolah, guru sebagai tenaga pendidik memiliki peran dan kewajiban dalam membentuk karakter anak, disamping juga mengajarkan bagaimana cara berinteraksi, ini hal kecil namun jika tidak memiliki kemampuan, akan berakibat fatal bagi kelangsungan anak itu sendiri dalam menempuh ke jenjang pendidikan selanjutnya,” ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Aceh Besar, Muhammad Fata, mengatakan, upaya pengembangan pendidikan anak usia dini menjadi bagian yang tidak dapat terpisahkan dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia. Karena anak yang mendapatkan layanan pendidikan yang baik diusia dini memiliki harapan yang besar untuk meraih mimpi dimasa mendatang.

“Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memiliki peranan penting untuk masa depan. Karena pada usia dini otak berkembang sangat pesat hingga 80 persen. Anak akan menerima dan menyerap informasi dari lingkungan sekitarnya, tanpa mengetahui baik dan buruk terhadap perkembangan mental, fisik, dan spiritual pada anak secara cepat. Bahkan banyak yang menyebutkan masa tersebut sebagai masa emas anak,” katanya

Ia juga mengingatkan, pendidikan merupakan tanggung jawab bersama. Ia mengajak seluruh masyarakat, khususnya orangtua untuk betul-betul memperhatikan pendidikan anaknya sejak usia dini.

“Pendidikan merupakan tanggung jawab moral kita bersama. Pendidikan tidak hanya bisa dititik beratkan kepada pemerintah saja, tetapi juga harus ada kerja sama dari masyarakat, tenaga pengajar dan pihak terkait lainnya,” tutupnya

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Stay Connected

31,112FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Must Read

Related News

Indonesia
6,051,850
Total confirmed cases
Updated on May 19, 2022 21:06
Indonesia
156,510
Total deaths
Updated on May 19, 2022 21:06
Indonesia
3,766
Total active cases
Updated on May 19, 2022 21:06