28.7 C
Banda Aceh
BerandaAceh JayaSatpol PP dan WH Kabupaten Aceh Jaya Lakukan Patroli Rutin Trantibmas

Satpol PP dan WH Kabupaten Aceh Jaya Lakukan Patroli Rutin Trantibmas

Aceh Jaya,kabardaily.com – Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah Kabupaten Aceh Jaya lakukan Patroli Rutin Trantibmas khususnya patroli hewan ternak yang berkeliaran di fasilitas umum dan jalan raya, Sabtu (12/3/2022).

Kasat Pol PP-WH Kabupaten Aceh Jaya, Supriadi melalui Kepala Bidang Ketertiban Umum, Ketentraman dan Perlindungan Masyarakat, Hamdani  mengatakan Patroli Rutin ini dilaksanakan dalam rangka penegakan Qanun Kabupaten Aceh Jaya Nomor 11 Tahun 2021 tentang Penertiban Ternak.

Langkah ini sebagai bentuk sosialisasi secara bertahap dan langsung kepada pemilik ternak, sekaligus menghalau hewan ternak yang berkeliaran di komplek perkantoran dan jalan raya.

Pada patroli kali ini, kami berkomunikasi langsung dengan pemilik ternak dan menyampaikan terkait kewajiban, larangan dan sanksi administratif.

Pemilik hewan ternak diwajibkan memelihara dan menertibkan ternaknya pada tempat pengembalaan dan tidak melepaskan secara bebas dan berkeliaran tanpa pengawasan.

Pemilik ternak dilarang  melepas atau menggembalakan hewan ternak pada lokasi penghijauan, reboisasi, tempat pembibitan, perkarangan orang lain, pertamanan, ruang terbuka hijau, lokasi pariwisata, lapangan olahraga. Hewan ternak juga dilarang berkeliaran di dalam kota, jalan, sarana ibadah dan tempat-tempat lain (fasilitas umum lainnya).

Pada pasal 25 disebutkan sanksi administratif berupa denda untuk Kerbau sebesar 500.000, Sapi sebesar 300.000, Kambing, domba dan sejenisnya sebesar 100.000 perhari perekor sejak dilakukan penangkapan.

Tingkat kesadaran warga dalam memelihara hewan ternak masih rendah, hal ini dibuktikan masih banyaknya hewan ternak yang berkeliaran dibeberapa fasilitas umum, bahkan tidak sedikit yang mengembalakan hewan ternaknya di komplek perkantoran, ini yang sangat kita sayangkan.

Untuk itu, kami akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat dengan melibatkan para pihak terkait dengan peran aktif dari kecamatan, pemerintahan gampong dan masyarakat.

Hamdani  berharap kepada masyarakat yang memiliki hewan ternak agar tidak membiarkan berkeliaran bebas, hal ini dapat mengganggu ketentraman dan ketertiban umum.

“Jadilah peternak yang bijak, tegak aturan dan tetap menghargai hak-hak orang lain”, seperti hak penguna jalan raya yang bebas dari hewan ternak”. Pintanya.

Apabila sosialisasi sudah maksimal dilakukan oleh Satpol PP-WH, maka langkah berikutnya adalah razia dan penangkapan.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Stay Connected

31,112FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Must Read

Related News

Indonesia
6,051,205
Total confirmed cases
Updated on May 18, 2022 09:48
Indonesia
156,481
Total deaths
Updated on May 18, 2022 09:48
Indonesia
3,898
Total active cases
Updated on May 18, 2022 09:48