fbpx

Pascasarjana UIN Ar-Raniry Jadi Tuan Rumah Apdok PAI ke-2

Banda Aceh,kabardaily.com – Program Studi Doktor Pendidikan Agama Islam UIN Ar-Raniry gelar Musyawarah Nasional (Munas) Asosiasi Pengelola Program Doktor Pendidikan Agama Islam (APDOK PAI) ke-2 setelah sebelumnya dilaksanakan di Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Kegiatan akan berlangsung pada tanggal 23-25 Agustus 2023 bertempat di Hotel Grand Nanggroe Aceh.

Kegiatan ini diselenggarakan bersamaan dengan International Conference on Islamic Civilization (ICONIC) ke-4 tahun dan International Conference of Aceh and Indian Ocean Studies (ICAIOS) ke-9.
Munas ke II mengangkat Tema “Memperkuat Kolaborasi Prodi S3 PAI Menuju Akresitasi Unggul”.

Penyelenggaran Munas APDOK PAI dihadiri oleh sejumlah PTKIN di seluruh Indonesia.

Menurut ketua pelaksana Sehat Ihsan, tema ini diangkat sebagai upaya menjaga silaturrahmi antar sesama pengurus Program Doktor Pendidikan Agama Islam seluruh PTKI di Indonesia, serta musyawarah dalam penyamaan persepsi dalam penyusunan kurikulum agama islam kedepannya.

Kegiatan Munas akan dibuka di pendopo Pj. Gubernur Aceh, pada Selasa Malam, 22 Agustsu 2023.

Dalam kegiatan audiensi antara rektor dan jajaran panitia dengan Pj. Gubernur Mayor Jendral (Purn.) Ahmad Marzuki, menyambut positif kegiatan keilmiahan yang akan digelar di Aceh.

Dalam kesempatan yang sama Ketua Program Studi Doktor Pendidikan Agama Islam Dr. Silahuddin, M. Ag menyampaikan harapannya terkaiat penyelenggaran Munas APDOK PAI Ke-II“Melalui kegiatan ini juga diharapkan dapat mempererat silaturrahim diantara pengelola pendidikan agama islam di Program Studi Doktor PAI seluruh indonesia, penyebaran pengurus APDOK PAI, sekaligus ajang penyamaan persepsi dalam pengembangan dan kurikulum yang digunakan dalam program doktor PAI, kedepannya saya juga berharap agar kegiatan ini terus diadakan setiap tahunnya” pungkasnya.

Direktur Pascasarjana Prof. Eka Srimulyani, MA., Ph.D beserta jajarannya juga menekankan bahwa Munas merupakan momentum yang sangat berharga untuk berkontribusi dalam pengembangan pendidikan agama islam, yang berimpilikasi terhadap kualitas, dan pengembangan PAI kedepannya untuk menuju akreditasi unggul.[*]