26.3 C
Banda Aceh
BerandaBireuenImplementasi Kurikulum Merdeka, Pesantren Terpadu Almuslim Diharap Lahirkan Kelas Digital

Implementasi Kurikulum Merdeka, Pesantren Terpadu Almuslim Diharap Lahirkan Kelas Digital

Bireuen,kabardaily.com – Penguatan kapasitas guru madrasah di lingkungan Kankemenag Bireuen terkait penerapan kurikulum merdeka terus digalakkan melalui kegiatan bimbingan teknis (bimtek).

Hal tersebut disampaikan Kepala Kankemenang Bireuen Dr Muhammad Amin SAg MA, melalui kasi pendidikan madrasah, Anis SAg dalam arahannya saat membuka secara resmi kegiatan bimtek kurikulum merdeka di pesantren terpadu Almuslim-Bireuen, Kamis (11/8/2022).

Anis menjelaskan, implementasi kurikulum merdeka di madrasah memberi ruang kreativitas dan inovasi kepada madrasah dalam mengembangkan kurikulum operasional pada tingkat satuan pendidikan.

Untuk madrasah pelaksana kurikulum merdeka di lingkungan Kankemenag Bireuen lanjut Anis, pihaknya sebelumnya memberikan kesempatan kepada seluruh madrasah untuk mengajukan diri dan mendaftar sebagai pelaksana tersebut.

Sebagai tindak lanjut tambah Anis, Kankemenag Bireuen melalui seksi pendidikan madrasah terus membekali para guru madrasah melalui kegiatan bimtek kurikulum merdeka baik untuk guru jenjang MI, MTs, maupun MA.

Menurutnya kegiatan bimtek serupa juga sudah dilaksanakan oleh beberapa madrasah, melalui Kelompok Kerja Madrasah (K2M) dengan melibatkan perwakilan guru dari madrasah, dengan pembiayaan secara mandiri.

Hal ini penting untuk terus dilakukan guna mengembangkan kemampuan dan wawasan para guru sehingga nantinya mampu bersaing dengan madrasah atau sekolah lain, kata Anis.

Ia menambahkan, di era digital ini proses dan metode pembelajaran harus disesuaikan dengan perkembangan zaman. Keberadaan teknologi dengan beragam perangkat digitalnya harus dimanfaatkan untuk kepentingan proses pembelajaran.

“Potensi anak didik saat ini juga tidak boleh dianggap rendah. Mereka sudah mulai lebih dulu materi pelajaran dari perangkat digital yang dimiliki, sebelum guru menyampaikannya,” Anis mengingatkan.

Keberadaan kelas regular di mana pembelajaran secara tatap muka, papan tulis, metode ceramah sepertinya sudah tergerus zaman. Melahirkan kelas-kelas inovasi dan kelas digital saat ini menjadi keniscayaan dalam proses pembelajaran, sebutnya lagi.

Karena itu, menurutnya MTs dan MA di bawah yayasan Almuslim dengan segenap sumber daya dan dukungan yang dimiliki akan mampu menjalankan proses pembelajaran melalui kelas digital.

“Saya sangat optimis dan percaya bahwa madrasah Almuslim dengan sumber daya yang dimiliki mampu menerapkan kurikulum merdeka secara maksimal, melalui kelas-kelas digital,” harap Anis.

Di akhir arahan, Anis menyampaikan bahwa pihaknya akan terus memonitor dan melakukan pendampingan terkait pelaksanaan kurikulum merdeka di madrasah-madrasah.

Sementara itu panitia pelaksana, Mahdi SAg dalam laporannya saat pembukaan acara menyampaikan bahwa peserta bimtek berjumlah 75 guru pesantren terpadu Almuslim yang terdiri dari 43 guru MTs dan 32 guru MA.

Kegiatan akan dilaksanakan selama dua hari mulai 11 – 12 Agustus 2022, dengan menghadirkan nara sumber Drs Ridlwan MPd, yang juga kepala MAN 3 Bireuen, jelas Mahdi yang juga Kepala MTs Almuslim.

Ia berharap kepada peserta dapat mengikuti kegiatan dengan serisu, penuh semangat dan disiplin, hingga akhirnya pengetahuan yang diperoleh dapat diimplementasikan dalam proses belajar-mengajar nantinya di ruang-ruang kelas.

Mahdi menambahkan, pihaknya dan yayasan tidak main-main dengan penerapan kurikulum merdeka di madrasah karena ini merupakan amanah pemerintah melalui kebijakan terbarunya yang harus dijalankan.

“Kami tidak main-main dengan penerapan kurikulum merdeka, karena ini merupakan amanah dan kebijakan pendidikan,” ujar Mahdi yang didampingi Kepala MAS Almuslim, Dra Rusdiana, mengingatkan. [Farizal]

spot_img
spot_img
spot_img
Banda Aceh
overcast clouds
26.3 ° C
26.3 °
26.3 °
80 %
0.5kmh
95 %
Sel
26 °
Rab
28 °
Kam
29 °
Jum
28 °
Sab
28 °

Last Artikel

spot_img