29.3 C
Banda Aceh
BerandaFeatureCara Positif Siswa Menghabiskan Akhir Pekan di Kota Nanjing, China

Cara Positif Siswa Menghabiskan Akhir Pekan di Kota Nanjing, China

SANTERDAILY.COM | CHINA—Belajar bukan hanya didalam kelas atau di hari aktif sekolah, bagi sebagian siswa di Kota Nanjing, China mereka memanfaat kegiatan hari libur akhir pekan dengan cara yang unik dan penuh makna serta bermanfaat bagi orang lain.

Ada beberapa siswa yang didampingi oleh gurunya mareka menyapa banyak orang tidak terkecuali saya yang lagi duduk di taman kampus sambil menghabiskan waktu sore dengan membaca beberapa artikel, mereka datang menyapa dengan sopan dengan membawa beberapa poster dan brosur menawarkan beberapa produk makanan yang diproduksikan oleh sebuah perusahaan makanan yang juga bergerak dalam membantu orang-orang yang nasibnya kurang beruntung.

Perusahaan tersebut memperkerjakan anak-anak berkebutukan khusus (Disabilitas) dan juga melatih ketrampilan mereka untuk siap bersaing dengan dunia kerja. Uniknya siswa-siswa tersebut tidak membawa makanan untuk dijual tetapi mereka mempromosikan produk makanan perusahaan yang memiliki kepedulian sosial terhadap orang yang nasibnya belum beruntung melaui poster dan brosur, peran siswa layaknya seperti sales, para siswa hanya mempromosikan produk makanan siapa-siapa yang ingin mendapatkan makanan boleh dibeli di aplikasi online yang mareka tunjukkan dengan cara menscan kode QPR dan dapat dipilih makanan yang diinginkan dan makanan akan dikirim ke pembeli oleh jasa pengantar makanan jika membelinya.

Siswa-Siswa seusia anak-anak sekolah menengah pertama (SMP) tersebut melakukan kegiatan belajar dan sosial diluar sekolah sangat bahagia mareka sangat bersemangat dalam berinteraksi dengan orang lain dalam mempromosikan karya-karya Anak Berkebutuhan Khusus kepada orang-orang. Mareka dan gurunya menyempatkan diri berdiskusi banyak dengan saya ketika saya mengatakan seorang guru anak berkebutuhan khusus di Indonseia

Saya mengamati kegiatan akhir pekan yang dilakukan oleh siswa-siswa tersebut melatih anak-anak dalam kegiatan kepedulian sosial dan juga belajar langsung di alam terbuka. Model belajar ini sangat baik diterapkan disekolah-sekolah karena mendidik siswa-siswa peka dengan keadaan sosial, melatih keberanian dan juga melatih siswa untuk berbagi walapun bukan dengan uang dan barang akan tetapi berbagi bisa juga dengan jasa atau pengabdian.

Penulis : Muhammad Sahuddin

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Stay Connected

31,112FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Must Read

Related News

Indonesia
6,050,958
Total confirmed cases
Updated on May 17, 2022 17:37
Indonesia
156,464
Total deaths
Updated on May 17, 2022 17:37
Indonesia
4,697
Total active cases
Updated on May 17, 2022 17:37