fbpx

BNNK Bireuen Siap Bekerjasama Dengan Ulama

BIREUEN,KABARDAILY.COM – Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bireuen, AKBP Trisna Safari Yandi, SH menyampaikan siap berkolaborasi dan bekerjasama dengan para Ulama dan stakeholder lainnya dalam rangka memaksimalkan program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Kabupaten Bireuen. Hal itu disampaikannya pada pembukaan kegiatan “Workshop Tematik P4GN” yang dilaksanakan oleh BNNK Bireuen di Hotel Djarwal Bireuen, Rabu (22/5/2024).

Trisna menyebutkan semua pihak berperan penting untuk meminimalisir peredaran dan penggunaan Narkoba di Bireuen. Bukan hanya tanggungjawab lembaga formal saja, mengingat Bireuen sangat terkenal dengan berbagai kasus Narkoba.

“Yang terbesar kasus Nonya N, menyita perhatian publik. Yang bersangkutan dituntut hukuman mati” sebutnya.

Ia menekankan bahwa konsekuensinya nama Bireuen sangat tidak baik di luar daerah. Untuk itu ia mengajak semua pihak agar peduli pada masalah Narkoba.

Munawir, ST pengurus Dewan Pengurus Daerah Inspirasi Keluarga Anti Narkoba (DPD IKAN) Kabupaten Bireuen kepada media ini menyambut baik apa yang disampaikan oleh Trisna.

“Relawan kami secara berkala ikut serta meng-kampanyekan bahaya Narkoba ke sekolah-sekolah. Juga secara rutin kami adakan pertemuan dengan ibu-ibu, mengingat ibu adalah ujung tombak pendidikan keluarga” urai tokoh muda Peusangan Raya ini lebih detail.

Pemateri pada kegiatan workshop ini adalah Muhammad Al Muttaqien, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Bireuen, Ariadi B Jangka, wartawan senior yang juga Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bireuen dan AKBP (Purn) Sri Sudjarwo, pensiunan Polri. Peserta yang diundang aktivis dan pegiat anti Narkoba antara lain pengurus KNPI, Karang Taruna, Pemuda Muhammadiyah dan DPD IKAN Kabupaten Bireuen.(MA)